Afrika Selatan – Israel Saling Usir Diplomat

Duta besar Israel menabrak norma diplomatik yang tidak bisa kami terima,” bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Afrika Selatan kepada awak media.

Choirul Aminudin Choirul Aminudin Sabtu, 31 Januari 2026 • 10:53:00 WIB
Afrika Selatan – Israel Saling Usir Diplomat

SinKos – AFRIKA Selatan mengusir duta besar dan berkuasa penuh Israel setelah dianggap melanggar etika hubungan internasional.

“Duta besar Israel menabrak norma diplomatik yang tidak bisa kami terima,” bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Afrika Selatan kepada awak media.

Sementara itu, Departemen Kerjasama dan Hubungan Internasional dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat 30 Januari 2026, mengatakan, Duta Besar Ariel Seidman diberikan waktu selama 72 jam untuk angkat koper dari Afrika Selatan.

“Kami menjatuhkan persona non grata untuk Seidman.”

Departemen tidak menjelaskan secara detail alasan pengusiran tersebut. Namun informasi yang beredar menyebutkan, Seidman dianggap telah menghina Presiden Cyril Ramaphosa melalui media sosial. Dia membocorkan pembatalan kedatangan pejabat tinggi Israel ke Afrika Selatan.

Tak pelak, pengusiran ini dibalas cepat oleh Kementerian Luar Negeri Israel. Diplomat senior Afrika Selatan, Shaun Edward Byneveld, diminta segera meninggalkan Israel dalam waktu 72 jam.

“Kami juga sedang memikirkan langkah berikutnya,” tulis Kementerian sebagaimana beredar di media sosial.

Byneveld adalah Duta Besar Afrika Selatan untuk negara Palestina. Dia bekerja di Ramallah, daerah pendudukan di Tepi Barat.

Hubungan Afrika Selatan dengan Israel mendidih selama beberapa bulan ini. Api panas itu disulut oleh gugatan Afrika Selatan terhadap Israel ke Mahkamah Kejahatan Internasional di Den Haag, Belanda, pada Desember 2023. Afrika Selatan menuding Israel melakukan genosida alias pembunuhan massal terhadap rakyat Palestina.

Selain Afrika Selatan, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa dan pengamat dunia, Israel membunuh lebih dari 70 ribu rakyat Palestina sejak Desember 2023.

CA | AL JAZEERA | THE LOS ANGELES TIMES

Bagikan

News Lainnya