Jakarta, Sinkos: RIBUAN warga Madrid, Spanyol, berunjuk rasa di jalan-jalan utama untuk memprotes kekejaman Israel di Gaza, Palestina, pekan lalu.
Para pengunjuk rasa, sebagaimana tampak dalam rekaman video, membentangkan spanduk dan bendera Palestina, isinya: kecaman terhadap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Selain memberikan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina, demonstran juga berharap agar perang Iran melawan pasukan gabungan Amerika Serikat-Israel dihentikan.
Salah seorang aktivis berpidato di atas panggung, mengatakan, “Perang di Timur Tengah yang disulut oleh serangan Amerika Serikat dan Israel harus dihentikan. Demi perdamaian di sana!”
Dia melanjutkan, “Donald Trump dan Benjamin Netanyahu harus mengghentikan aksi militernya.”
Sementara itu, seorang perempuan berusia sekitar 50 tahun dengan rambut warna perak, berbicara kepada wartawan, “Israel menciptakan keresahan. Negara itu telah menginvasi Gaza Palestina, Syria, Mesir, Lebanon, dan Iran.
Israel menyerbu Gaza, Palestina, pada Oktober 2023, dengan alasan untuk menghentikan aksi militan Hamas. Hingga kini, operasi militer Israel masih berlangsung.
Dari fakta yang dilaporkan media di Timur Tengah dan Barat, Israel tidak hanya menyerang Hamas melainkan juga meluluhlantakkan kota tersebut. Akibat kebrutal Israel, lebih dari 70 ribu warga sipil, perempaun dan anak-anak tewas.
*CA|ALJAZEERA*a